hello, nama saya safira fadila. piara merupakan nama panggilan rumah yang saya beri dua suku kata kalimat di belakangnya. menurut salah satu lembaga psikologi anak yang pernah saya dan adik saya ikuti,mereka berkata saya merupakan seorang Ti (thinking introvert). untuk info lebih lanjut mungkin teman-teman atau para pembaca sekalian bisa mencari di google apa itu Ti.
thinking inrovert merupakan sebuah kepribadian yang dimana seorang introvert yang berpikir, intinya seperti itu. beberapa point plus dari seorang introvert yang mungkin kebanyakan orang tidak mengetahuinya, di antaranya:
1. berpikir sebelum bertindak
2. memiliki daya imaginasi yang kuat
memiliki daya imaginasi yang kuat seperti apa yang sering terjadi di setiap pengalaman hidupku di antaranya:
1. setiap kali menonton film/drama yang berbau horror, action, thiller, dkk. terkadang detik-detik kejadian itu terjadi aku selalu tutup kedua panca indraku yaitu mata dan telingan, atau terkadang juga hanya menutupi mata saja. kenapa aku bisa melakukan hal itu, karna terkadang kalo aku hanya mebuka kedua panca indra tersebut saat menonton film/drama hal bebau begituan, setelahnya beberapa menit/jam saat lagi sendirian aku selalu halusinasi atau membayangkan hal tersebut terus menerus.
2. setiap orang/dosen/guru aku menjelaskan mengenai suatu peristiwa, terkadang mereka ngomong aja aku udah bisa membayangkan semuanya.
thinking introvert, thinking yang berarti artinya berpikir. sebelumnya jika ada seorang psikolog/alumni sekola psikolog/ mahasiswa psikolog jika aku melakukan self diagnose salah tolong beri tau saya. aku mempunyai satu penyakit mental, ya itu menurutku adalah sebuah mental. mental tersebut merupakan OVERTHINKING. suatu hal yang terus menerus kita pikirkan hingga pada akhirnya itu akan melukai diri kita sendiri. overthinking menurut pandanganku dapat memiliki sifat positif dan negatif, even overall negatif sedangkan positif hanya minoritas saja. tapi jika overthinkingku berjalan ke arah postif aku sangat-sangat bangga, mengapa? karena hal tersebut dapat membuat aku mengejakan tugas dari dosen dengan baik. sedangkan jika negatif, hal itu akan membuat aku minder ke diri sendiri, hingga pada akhirnya aku ga bisa bersyukur dengan apa yang telah allah SWT berikan kepadaku, dan pada akhirnya aku selalu berpikiran untuk pergi dari dunia ini, mau ngilang dari dunia ini, dan gamau balik lagi. i know itu adalah suatu hal yang paing banget di benci sama Allah SWT, but i canot handle. pernah waktu itu, aku menulis kalimat tersebut dalam bahasa inggris dan tanteku melihatnya. otomatis aku langsung di ceramahin dan aku berjanji untuk tidak berpikir hal itu lagi. pernah juga sebelum hal itu terjadi, waktu SMP guru BK ku pernah memberikan sebuah test berupa pertanyaan yang harus kita isi dengan jujur. dan ada salah satu pertanyaan plus list jawabannya, tapi yang aku ingat waktu itu hanya list nya
- ingin bunuh diri, tapi tidak pernah melakukannya
- ingin bunuh diri dan prnah melakukannya
dan aku memilih jawaban yang tidak pernah. dan itulah yang selalu aku rasain saat diriku merasa minder ke diri sendiri, merasa engga berguna buat orang-orang di sekitar, selalu bikin mereka marah dan lain sebagainya.
salah satu overthinkingku yang lain adalah dalam hal tugas. kejadian ini baru-baru banget terjadi dan nyampe sekarang kalau mikirin hal tersebut rasany ingin bilang "otak gue bego banget ih, kenapa otak gue kaya gini," dkk. saat akan persentasi, aku udah ngirim tuh file jbdes aku ke reka satu tim ku, dan satu hal yang terlupakan olehku adalah menyantumkan slide mengnai latar belakang. nyampe stu saat penilaian tentang jobdes aku rasanya aku takut bangt, nyampe-nyampe waktu itu. kan aku persentasi di laptop dan letak laptop itu di sofa sedangkan diriku nya di kamar/depan pintu kamarku karna sangking takut dan sampe-sampe juga apa dosenku kritik ga aku dengar, dan baru lah setelah beberapa jam/menit kemudian aku mulai memberanikan diri ke laptopku da mencoba ngedegerin semua kritikan tersebut.
menurut beberapa pengetahuan yang aku baca, otak manusia memiliki otak kiri dan kanan. dan fungsi dari masing-masing otak tesebut pun berbeda, otak kiri biasa di pake untuk yang logis, rasional, masuk akal, dan lain sebagainya. sedangkan untuk otak kanan untuk hal berbau kesenian. seperti yang telah aku jelaskan diriku ini merupakan seorang introvert yang memiliki sifat overthinking. terkadang aku mikir jika memang overthinking merupakan salah satu bagian komponen dari otak kiri, berarti itu artinya terkadang otak kiri melakukan suatu hal pemikiran yang terlalu berlebihan baik itu bersifat negatif ataupun positif. jika itu bersifat negatif, berarti yang mengobati hal tersebut merupakan otak kanan dengan metode kesenian seperti menggambar dan lain sebagainya. tapi jika otak kiri dan kanan terhubunga apa yang akan terdampat dari hal terebut? ntahlah mungkin seorang pakar psikologi dari setiap para pembaca bisa menjawabnya dan bisa membantuku dalam meyembukan mental kepribadianku.
oh iya dan satu hal yang sering overthinkingku kambuh terkhususkan yang negaif, itu karena isi kandungan omongan dan cara bicara orang-orang yang berada di sekitarku selalu membuatku merasa down hingga akhirnya aku memikirkan hal-hal lain juga dan membuatku mengulang suatu kegiatan dan pemikiran yang sangat allah SWT benci.
mungkin judul artikel kali ini sedikit seperti cerita novel, film, atau drama mungkin. yaa itu hanya sekedar pendapatku saja. cerita pada artikel ini merupakan sebuah cerita kisah seorang introvert yang merasa bahwa dia harus terus memasang topeng pada wajahnya meskipun ia tidak mau melakukan it.
Komentar
Posting Komentar